Upacara Turunnya Kembar Mayang

Kembar Mayang merupakan perabot yang penting dalam rangkaian upacara perkawinan adat Jawa. Kembar Mayang paling tidak memiliki tiga makna simbolis. Pertama, sebagai ubarampe yang meneguhkan tujuan hidup manusia, terutama yang akan berumah tangga. Kedua sebagai simbol otoritas Tuhan yang dipinjamkan kepada pemangku hajat. Ketiga sebagai sarana mempelajari ilmu kasampurnan atau ilmu kesempurnaan hidup.

Kembar Mayang adalah simbol anugerah Tuhan Yang Maha Esa, maka cara mendapatkannya tidak dengan cara dibeli atau ditebus. Kembar Mayang harus dimohonkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, lalu kemudian Kembar Mayang itu diturunkan. Oleh karena itu upacaranya disebut Tumedhakipun Kembar Mayang atau Turunnya Kembar Mayang.

Kembar Mayang berjumlah dua buah atau sepasang (diletakkan di sebelah kanan dan kiri Krobongan atau Petanen) dengan nama masing-masing Dewadaru dan Kalpandaru. Dewadaru berarti manusia diberikan anugerah oleh Tuhan (dalam bahasa Jwa dapat disebut pepadhang). Berupa wewenang untuk menata, mengatur, termasuk memberikan sangsi, serta melindungi sesama makhluk. Kalpandaru berarti lestarinya anugerah Tuhan tersebut (dalam bahasa Jawa langgenging pepadhang).

Jadi makna yang dikandung dari Kembar Mayang adalah bahwa dalam berumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, maka manusia haruslah memiliki sifat-sifat kasih sayang kepada sesama makhluk. Kemudian, kelengkapan atau ubarampe yang menyertai upacara turunnya Kembar Mayang ini adalah :

1. Kembar Mayang satu pasang
2. Cengkir Gadhing dua buah
3. Pisang Ayu, dan
4. Suruh Ayu

Upacara turunnya Kembar Mayang diakhiri dengan pemberian pitutur atau nasihat oleh orang tua calon mempelai wanita kepada putrinya yang akan dinikahkan. Calon mempelai pria juga turut mendengarkan (calon mempelai pria hadir dalam upacar jonggolan). Nasihat tersebut disebut Catur Wedha.

Tentang Admin

KPA Winarnokusumo Dikirim pada

Wakil Pangageng Sasana Wilapa
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *